Jambimantap.com - Menanggapi pemberitaan yang belakangan ramai terkait dugaan penggelapan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di IAIN Kerinci, pengurus FORMAKIP-K di kampus tersebut akhirnya angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa pengelolaan dana KIP-K sepenuhnya berada di tangan mahasiswa penerima, tanpa ada campur tangan dari pihak pimpinan kampus.
Hal ini disampaikan langsung oleh Dzikril Ikhsan, selaku Pengurus FORMAKIP-K IAIN Kerinci. Ia menegaskan bahwa dana KIP-K yang diterima mahasiswa disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima. Dana tersebut kemudian dikelola sepenuhnya oleh mahasiswa sesuai ketentuan dan kesepakatan Pengurus dengan Anggota KIP-K.
“Pengelolaan dana KIP-K murni dilakukan oleh mahasiswa. Tidak ada keterlibatan atau intervensi dari pihak pimpinan kampus, baik dalam hal pencairan maupun penggunaan dana,” ujar Dzikril Ikhsan dalam pernyataan resminya, Minggu (7/7/2025).
Dzikril juga menyampaikan bahwa pengelolaan selalu berfokus pada manfaat, dan tidak dikelola secara semena-mena.
"Sebagai penerima manfaat KIP K tentu saja kita tidak ingin dana ini dikelola semena-mena, kita ingin dana ini bisa menghasilkan output yang baik bagi seluruh teman-teman penerima manfaat KIP K di IAIN Kerinci." Lanjutnya
Lebih lanjut, Dzikril berharap agar seluruh pihak dapat lebih bijak dalam menanggapi isu yang beredar dan tidak langsung menarik kesimpulan tanpa memahami alur penyaluran dana KIP-K yang sebenarnya.
Sebelumnya, kasus dugaan penyimpangan dana KIP-K di IAIN Kerinci mencuat ke publik dan menjadi perhatian berbagai kalangan. Meski demikian, klarifikasi dari pengurus KIP-K ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat terkait mekanisme penyaluran dan pengelolaan dana tersebut.
0 Comments